Al-Ashma'i berkisah. Suatu ketika ia bertemu dengan seorang yang masih kecil dan kemudian bertanya, "Apakah engkau senang bila mempunyai uang seratus ribu dirham, tetapi kamu menjadi orang yang bodoh?"
"Tidak, demi Allah!" jawab anak kecil itu dengan cekatan.
"Mengapa?" tanyaku.
"Aku takut uangku diambil, sedangkan kebodohan masih tetap ada padaku," jawab anak itu dengan cerdas.
Dari anak kecil tadi kita belajar besar. Melihat sesuatu yang lebih besar bukan sekadar "seratus ribu dirham" di depan mata kebodohan yang akan jadi musibah.
Sumber : "Happy Ending Full Barokah", Solikhin Abu Izzuddin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar